Jumat, 07 Oktober 2011

Analisis Varians

TODO TODO

Uji Hipotesis

TODO TODO

Distribusi t-student

Distribusi  distribusi t-Student  ditemukan oleh W.S.Gossett di awal abad ke duapuluh.  “Student” adalah nama samaran yang digunakan dalam publikasi hasil risetnya.

Sampling

Sampel dalam ukuran N>30 dikenal sabagai sampel besar, sedangkan sampel kecil memiliki ukuran N<30. Distribusi sampling dengan sampel besar akan mendekati distribusi normal dan akan semakin baik nilai perkiraannya dengan bertambahnya nilai N. Sampel kecil akam memiliki perkiraan yang kurang baik dengan berkurangnya nilai N. Untuk itu perlu dilakukan berbagai modifikasi untuk meningkatkan ketepatan perkiraannya. Ada tiga jenis distribusi yang untik sampel kecil yaitu distribusi t-student, chi-square dan F.

Statistik inferensi

Statistik inferensi dimaksudkan untuk pengambilan kesimpulan tentang parameter populasi dari analisis terhadap data sampel. Ada dua hal penting dalam statistika inferensi yaitu penaksiran parameter dan pengujian hipotesis statistik.

Penaksiran Parameter : [TODO]

Nilai sebenarnya dari parameter yang berupa konstanta yang tak diketahui, dapat diperoleh dari studi populasi yang mahal dan melelahkan.
Tujuannya adalah menaksir nilai sebenarnya yang tak diketahui dengan penentuan akurasinya.


Pengujian Hipotesis statistik: {TODO]
Merupakan tujuan lain dari statistik inferensi, yang menguji apakah data sampel menunjang ataukah bertolak belakang dengan nilai parameter sebenarnya.

Program R

Program R adalah program statistika yang sangat anda yang dikeluarkan oleh CRAN. Program ini dapat diunduh secara bebas di alamat http://CRAN.R-project.org/

Penyajian data statistik


Hasil pengolahan data umumnya disajikan dalam bentuk tabel maupun grafik yang dibuat secara ringkas, jelas dan menarik.

Komputasi statistika


Kapan komputer digunakan ?
  1. Untuk volume data yang cukup besar
  2. Untuk pengolahan yang sifatnya berulang-kali
  3. Untuk penyelesaian pengolahan dalam waktu cepat
  4. Untuk memperoleh ketepatan atau ketelitian hasil pegolahan data
  5. Untuk pengolahan data yang sifatnya rumit
Berbagai perangkat lunak paket untuk statistic dapat digunakan untuk pengolahan data seperti Minitab, SPSS, SAS, Statsoft, ataupun Excel. Perangkat lunak statistic dapat juga dibuat sendiri menggunakan berbagai program seperti Fortran, Basic, dan Pascal. Ada program statistic yang bersifat Open source yang sangat dianjurkan penggunaannya dala pengolahan dat a statistik, yaitu Program R. Program ini dapat diunduh dari situs internet http://CRAN.R-project.org/



Tahapan proses statistika


Proses dalam statistika meliputi tahapan pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data, analisis data dan penarikan kesimpulan. Pengumpulan data dilakukan melalui cara pengamatan, wawancara, angket, dan pengukuran. Pengolahan data dapat dilakukan melalui tahapan penyuntingan data, pemberian kode dan pemindahan data

Parameter dan statistik


Parameter adalah data yang diperoleh dari penelitian terhadap populasi (data sebenarnya). Statistik adalah data yang diperoleh dari sampel

Populasi dan sampel


Populasi adalah keseluruhan anggota dari obyek penelitian. Sampel adalah sebagian dari anggota populasi

Pengukuran


Accuracy (ketepatan)
Semua data yang dikumpulkan dengan cara pengukuran baik yang diperoleh dari sumber primer dan sekunder adalah tidak akurat. Sebab pertama adalah tidak ada alat ukur yang sempurna ketepatannya. Kedua, kesalahan manusia (human error).
Precision (ketelitian)
Data yang diperoleh dari pengukuran pada waktu yang berbeda memberikan hasil pada suatu rentang tertentu yang disebut dengan ketelitian.

Variabel


Variabel adalah besaran dari suatu obyek yang dapat diteliti dan nilainya dapat berbeda-beda. Besaran variabel ada yang dapat dikendalikan dan tidak dapat dikendalikan. Variabel yang dapat dikendalikan adalah variabel bebas atau independent variabel. Sedangkan variabel yang tidak dapat dikendalikan adalah variabel terikat atau dependent variabel.

Contoh : berat badan adalah variabel terikat tetapi dosis adalah variabel bebas karena dapat diatur 

Data Kuantitatif


 Data kuantitatif meliputi data dengan skala interval dan rasio. Data kuantitatif dengan skala interval, memungkinkan data ada dalam beberapa kategori, antara kategori ada urutan, tingkat perbedaan serta besar kelipatannya. Contoh : temperatur yang diukur dengan skala derajat Celsius atau Fahrenheit. Kita dapat mengatakan temperatur 60 derajat lebih tinggi dari 50 derajat, dan peningkatan dari 30 ke 60 derajat banyaknya 3 kali lipat dari 50 ke 60 derajat. Sedangkan data dengan skala rasio, kategori memiliki urutan serta tingkatnya. Antara kategori diketahui besar kelipatannya. Skala ratio mempunyai titik nol absolut. Contoh: temperatur yang diukur dalam derajat Kelvin merupaka skala rasio. Kita dapat mengatakan 100 K lebih tinggi dari 50 K dan dengan tepat mempunyai besar dua kali lipat.

Data Kualitatatif


Data yang bersifat kualitatif dibedakan menjadi data dengan skala nominal dan ordinal. Untuk skala nominal data tersusun atas beberapa kategori dan antara kategori tidak ada urutannya. Sebagai contoh: ras, jenis kelamin golongan darah. Sedangkan untuk skala ordinal data juga tersusun atas beberapa kategori, antara kategori ada urutannya serta tidak diketahui tingkat perbedaannya. Contoh: tingkat keparahan penyakit (stadium rendah, sedang, parah), status sosial ekonomi. Meski kita tahu status sosial menengah ke atas lebih tinggi dari status menengah, tetapi kita tidak dapat mengatakan, misalnya 20% lebih tinggi.